Total Tayangan Halaman

Minggu, 05 Juni 2011

CUACA TAK MENENTU, PEKUAT DAYA TAHAN

          Akhir –akhir ini,cuaca begitu cepat berubah. Seseorang bisa merasakan dari basah karena banyak keringat. Tidak lama berselang, bisa basah akibat guyuran hujan. Menghadapi perubahan cuaca yang mendadak itu dibutuhkan stamina yang tinggi agar fisik bias tetap tahan dan tangguh dalam segala cuaca. Selain cepat  berubah di satu tempat, hujan pun seringkali tidak merata. Hanya beda beberapa ratus meter terjadi kondisi hujan dan panas.
            Perubahan yang ekstrem itu terkadang membuat tubuh menjadi tidak nyaman. Tidak jarang, tubuh pun menjadi cepat tumbang akibat sakit. Cuaca yang sering berubah atau pancaroba adalah waktu yang ideal bagi virus atau bakteri untuk menyebar dengan aktif. Alhasil, penyakit yang diakibatkan virus seperti pilek, influenza dan batuk mudah menyebar, bahkan mengenai orang yang sehat. Terlebih yang memiliki bakat alergi.
            Perubahan cuaca menyebabkan sensitivitas menjadi memicu kambuhnya alergi. Selain alergi pernafasan, kulit juga bias gatal. Bagi yang menderita penyakit kronis pun sudah pasti ikutan kena penyakit. Tubuh yang sudah lemah karena darah tinggi, diabetes mellitus (DM), jantung menjadi mudah terserang penyakit batuk, influenza.
            Untuk menambah daya tahan, bagi penderita penyakit kronis sangat perlu vaksinasi untuk menghindari penyakit menjadi bertambah parah. “Sangat disarankan bagi pendeita DM, darah tinggi, atau jantung, untuk vaksinasi influenza karena bagi penderita penyakit kronis lebih rentan kena penyakit tersebut,”kata dr Iris Rengganis SpPD.
            Dr Iris mengatakan, kunci untuk menghadapi cuaca yang ekstrem adalah menguatkan daya tahan tubuh. Kalau daya tahan bagus, penyakityang ditimbulkan virus itu akan hilang sendiri tanpa perlu diobati. Jika tidak sembuh walaupun sudah istirahat, system imun berarti sudah begitu melemah sehigga harus segera diobati agar tetap produktif.

Cara Meningkatkan Stamina
1. Selalu menjaga keseimbangan gizi karena daya tahan tubuh yang kuat di bentuk dari perpaduan berbagai unsure gizi. Dan kita harus megkonsumsinya secara seimbang, jangan sampai salah satu berlebihan di banding yang lain. Mengkonsumsi baragam makanan lebih baik daripada hanya mengkonsumsi makanan tertentu walaupun makanan itu di anggap sangat bernutrisi.
2. Pilih-pilih makanan. Bagi kita yang bekerja karena alasan kepraktisan, kita sering meyerah pada makanan yang sudah tersedia. Padahal, makanan itu belum tentu mengandung gizi  yang cukup atau bahkan ada peluang telah disusupi oleh kuman.
3. Jangan lupakan olah raga. Tidak harus setiap hari, cukup 3-5 kali dalam seminggu. Sebab kadar latihan yang cukup dapat melatih otot-otot pernapasan kita sehingga daya tahan tubuh semakin kuat. Para peneliti dari University of Washington juga mengatakan dengan melakukan  latihan fisik selama 45 menit dalam sehari, kita dapat meningkatkan daya tahan tubuh hingga 33%. Lakukan olah raga sederhana seperti jogging, aerobic atau senam
4. Cukup istirahat. Jangan memandang remeh manfaat dari tidur.Beristirahat minimal delapan jam setiap hari adalah suatu kebutuhan. Menurut para peneliti dari Canegei Mellon University, memenuhi kebutuhan tidur itu dapat menghindari kita dari serangan flu hingga 30%. Sedangkan orang yang kurang tidur akan memiliki daya tahan tubuh yang lemah dan lebih rentan terserang virus, kuman, atau bakteri.
5. Jangan stress. Biasanya dampak stress terhadap system imun  kita terjadi secara tidak langsung. Jika stress dating melanda, kita menjadi tidak bergairah untuk melakukan aktifitas apa-apa termasuk makan secara teratur dan tidur yang cukup. Bahkan tanpa di sadari, kita cenderung mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat saat stress.
Sumber : WARTA KOTA (minggu,5 Desember 2010) 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar